Prabowo: Indonesia no participa en los asuntos internos de otros países

 |

📂 Categoría: | 📅 Fecha: 1773451487

🔍 En este artículo:

PRESIDEN Prabowo Subianto menggelar sidang kabinet paripurna di Istana Kepresidenan Jakarta pada Jumat, 13 Maret 2026. Seluruh anggota Kabinet Merah Putih, dari menteri, wakil menteri, kepala badan, hingga penasihat khusus presiden hadir dalam rapat besar tersebut. 

[–>

Rapat diawali dengan penayangan video berisi capaian pemerintah. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya kemudian membuka sidang dengan penayangan video.

Desplácese hacia abajo para continuar leyendo

Video yang diputar berisi cuplikan berbagai video yang diklaim sebagai pencapaian pemerintah. Salah satunya menunjukkan proses pengerjaan jembatan di seluruh Indonesia. Gambar sejumlah tentara hingga polisi yang terlibat dalam pengerjaan proyek-proyek tersebut ditayangkan dalam video.

[–>

Setelah pemutaran video, Prabowo membuka sidang kabinet. Prabowo menyebut sidang kabinet paripurna kali ini membahas kesiapan menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. «Kita sudah memasuki hari ke-23 di bulan suci Ramadan ini, dan tujuh hari lagi kita akan merayakan Hari Raya Idul Fitri,» kata Prabowo di hadapan jajarannya.

Selain membahas kesiapan Idul Fitri, Prabowo juga menyinggung berbagai isu lain. Berikut poin-poin arahan Prabowo kepada jajaran dalam sidang kabinet kemarin.

Prabowo Ungkap Laporan Intel Pengkritik Pemerintah

Presiden Prabowo Subianto mengatakan dirinya rutin mendapat laporan intelijen soal pengamat yang tak suka dengan pemerintahannya. Prabowo mengklaim para pengkritik itu dibiayai pihak-pihak yang anti terhadap penguasa.

[–>

Prabowo berujar selalu menerima laporan intel sejak menjadi presiden. «Kalau dulu saya di luar pemerintah, sekarang saya presidennya. Jadi saya setiap hari dapat laporan intel,» kata dia dalam rapat Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan Jakarta pada Jumat, 13 Maret 2026.

Dari informasi intelijen itu, Prabowo mengklaim tahu siapa saja yang membiayai para pengkritik pemerintahannya. «Jadi saya mengerti lah, saya sudah tahu siapa yang biayai-biayai,» tutur Ketua Umum Partai Gerindra ini.

Menurut Prabowo, saat ini dia masih berupaya mengatasi para pihak yang membiayai pengamat itu lewat cara-cara persuasif dan membuat mereka yakin.

Prabowo pun heran dengan pengamat yang selalu menjelek-jelekkan pemerintah. “Jadi pengamat-pengamat menurut saya ada yang motivasinya ingin menimbulkan kecemasan rakyat, saya juga tidak mengerti pemikirannya seperti apa karena kita satu negara,” kata dia.

Prabowo mengibaratkan Indonesia seperti satu kapal besar. Jika kapal itu oleng, maka semua penumpangnya juga akan terdampak. Dia berujar semua pihak seharusnya bersatu dan kompak untuk menyelamatkan kapal besar tersebut, khususnya setelah persaingan politik di Pemilu usai.

Presiden Prabowo berulang kali menuding para pengkritiknya mendapat keuntungan finansial dalam mengevaluasi pemerintah. Pada 12 Januari 2026, misalnya, Prabowo menyebut ada segelintir orang yang kerap mencemooh dirinya dan menyebarkan pandangan negatif terhadap pemerintahannya. Ia mencurigai orang-orang itu dibayar oleh kekuatan asing.

Ancam Tertibkan Pengamat yang Mengkritiknya

Presiden Prabowo bukan hanya kesal dengan pengamat yang mengkritiknya saat berbicara dalam sidang kabinet di Istana Kepresidenan, Jakarta, 13 Maret 2026. Ia mengancam akan menertibkan pengamat yang menurutnya tidak patriotik. 

Ketua Umum Partai Gerindra ini menuding sejumlah pengamat tidak memiliki sikap patriotik. Dia mengklaim mereka mendapat keuntungan finansial dengan mengkritik pemerintah.

Prabowo berkata ada beberapa macam pengamat di Indonesia. Salah satunya, kata dia, adalah pengamat yang tidak suka pemerintahannya berhasil karena punya motif tersembunyi. «Menurut saya, sikap mereka itu sempit, bukan patriotik,» kata Prabowo dalam rapat kabinet paripurna kemarin. 

Prabowo berspekulasi soal motivasi para pengkritik tersebut. Menurut dia, bisa jadi mereka merasa kalah, tidak punya kekuasaan, atau kehilangan sumber uang karena pemerintahannya yang dia klaim tegas terhadap korupsi. «Terutama maling-maling, koruptor-koruptor, (mereka) merasa rugi dong dengan pemerintahan kita. Kita mau tertibkan,» tuturnya.

Ingin Potong Gaji Menteri dan DPR untuk Berhemat Dampak Perang

Presiden Prabowo Subianto ingin melakukan penghematan untuk menghadapi potensi krisis akibat perang Amerika Serikat dan Israel melawan Iran. Ia pun memberi contoh negara lain yang sudah berhemat lewat pemotongan gaji pejabat.

Ia mengatakan Pakistan berhemat karena menganggap krisis di Timur Tengah setara pandemi Covid-19. 

«Mereka bahkan mengurangi gaji untuk anggota kabinet, untuk anggota DPR dan semua penghematan gaji ini dikumpulkan untuk membantu kelompok yang paling rentan,» kata Prabowo dalam sidang kabinet di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat, 13 Maret 2026.

Pakistan, kata Prabowo, juga menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home untuk pegawai negeri dan swasta. Demi penghematan, Prabowo berujar, negara Asia Selatan itu turut mengurangi hari kerja.

Selain itu, Prabowo menyinggung Pakistan yang mewajibkan instansi pemerintah mengurangi penggunaan kendaraan dinas hingga 60 persen. Prabowo berujar negara lain turut menghentikan kunjungan luar negeri demi penghematan.

«Mereka kurangi tidak boleh gunakan dana pemerintah untuk acara-acara pesta dan sebagainya. Kemudian, semua lembaga pendidikan tinggi mereka pindah ke online, semua sekolah berhenti untuk dua minggu,» tutur Prabowo.

Berbagai kebijakan itu, menurut Prabowo, dapat mengurangi konsumsi bahan bakar minyak yang harga dan pasokannya bergejolak akibat perang di Timur Tengah. Ketua Umum Partai Gerindra ini pun berharap Indonesia juga bisa melakukan langkah berhemat.

Seperti Pakistan, Prabowo berkata Indonesia juga perlu mengambil langkah penghematan BBM. Lihat juga vch2. Namun, dia mengatakan saat ini pemerintah masih mengkaji kebijakan yang akan mereka ambil. «Saya kira kita juga harus mengupayakan bahwa kita melakukan penghematan,» kata mantan menteri pertahanan ini.

Prabowo berujar akan mempelajari langkah yang bisa ditempuh pemerintah dalam beberapa hari ke depan. Indonesia, kata dia, harus mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan terburuk.

Berbagai kebijakan itu, menurut Prabowo, dapat mengurangi konsumsi bahan bakar minyak yang harga dan pasokannya bergejolak akibat perang di Timur Tengah. Ketua Umum Partai Gerindra ini pun berharap Indonesia juga bisa melakukan langkah berhemat.

Seperti Pakistan, Prabowo berkata Indonesia juga perlu mengambil langkah penghematan BBM. Namun, dia mengatakan saat ini pemerintah masih mengkaji kebijakan yang akan mereka ambil. «Saya kira kita juga harus mengupayakan bahwa kita melakukan penghematan,» kata mantan Menteri Pertahanan ini.

Prabowo berujar akan mempelajari langkah yang bisa ditempuh pemerintah dalam beberapa hari ke depan. Indonesia, kata dia, harus mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan terburuk.

Minta Pengusaha Batu Bara dan CPO Tahan Ekspor

Presiden Prabowo Subianto meminta para pengusaha batu bara dan minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) serta turunannya untuk menahan ekspor komoditas tersebut sebelum kebutuhan dalam negeri terpenuhi.

«Saya tegaskan di sini benar bahwa semua produksi batu bara diutamakan untuk kepentingan kebutuhan nasional kita. Itu juga tentang semua, termasuk kelapa sawit,» kata Prabowo

Prabowo pun mengingatkan kekayaan alam Indonesia harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat. Karena itu pemerintah menempatkan kepentingan nasional sebagai prioritas utama dalam setiap kebijakan pengelolaan sumber daya alam.

Ia juga memerintahkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk tegas kepada pengusaha batu bara untuk tidak melakukan ekspor sebelum seluruh kebutuhan di dalam negeri terpenuhi.

«Jadi tadi benar itu ada peringatan Menteri ESDM, itu semua milik bangsa Indonesia, bukan milik pengusaha. Mereka boleh usaha, tapi kepemilikan adalah kepemilikan bangsa Indonesia. Semua kekayaan alam, yang ada itu adalah milik bangsa,» kata Prabowo.

Ingatkan Jajarannya Tidak Gelar Open House Mewah

Dalam rapat kabinet kemarin, Prabowo mengingatkan jajaran di Kabinet Merah Putih agar tidak menggelar open house mewag saat Idul Fitri.

Ia menegaskan bahwa para pejabat harus memberikan teladan kesederhanaan kepada masyarakat. «Kita juga harus memberi contoh, open house atau apa, jangan terlalu mewah-mewahan. Sudah lah kita di dalam bencana dan juga di suasana ini kita kasih contoh ke rakyat,» ujar Prabowo.

Kendati demikian, Prabowo tidak melarang sepenuhnya acara open house agar roda perekonomian tetap berputar. Ia mengingatkan agar acara tetap digelar dengan sederhana sehingga tidak menutup seluruh acara yang dapat menggerakkan ekonomi.

Prabowo juga menyampaikan ucapan kepada masyarakat yang akan melaksanakan tradisi mudik. Ia berharap masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman dan tetap menjaga keselamatan selama berada di kampung halaman. «Untuk mereka yang ingin mudik nanti, saya ucapkan sebelumnya, selamat mudik dan jaga diri masing-masing di rumah,» ucapnya.

Kepada kabinetnya, Prabowo meminta mereka terus bekerja dengan penuh tanggung jawab dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah, sekaligus memastikan stabilitas ekonomi tetap terjaga menjelang perayaan Idul Fitri.

Minta THR ASN dan Ojol Diberikan Tepat Waktu

Presiden Prabowo juga meminta sejumlah kementerian untuk memastikan pemberian tunjangan hari raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan bonus hari raya (BHR) untuk pengemudi online diberikan tepat waktu.

“Menteri tenaga kerja, menteri keuangan dan menteri investasi pastikan Tunjangan Hari Raya (THR) untuk semua Aparatur Sipil Negara (ASN) pusat dan daerah dilaksanakan tepat waktu,” kata Prabowo.

Prabowo juga meminta agar para driver ojek online (ojol) turut mendapatkan bonus hari raya tepat waktu. Ia menegaskan nominal THR yang sampai ke masing-masing ojol harus antara Rp 400.000 sampai Rp 1,6 juta.

“Bonus hari raya untuk pekerja sektor informal di online yakinkan sesuai kita tentukan harus sampai ke mereka antara Rp 400 ribu-Rp 1,6 juta per orang,” ujar Prabowo. 

 Sultan Abdurrahman dan Ervana Trikarinaputri berkontribusi dalam penulisan artikel ini
 

 

PRESIDEN Prabowo Subianto menggelar sidang kabinet paripurna di Istana Kepresidenan Jakarta pada Jumat, 13 Maret 2026. Seluruh anggota Kabinet Merah Putih, dari menteri, wakil menteri, kepala badan, hingga penasihat khusus presiden hadir dalam rapat besar tersebut. 

[–>

Rapat diawali dengan penayangan video berisi capaian pemerintah. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya kemudian membuka sidang dengan penayangan video.

Desplácese hacia abajo para continuar leyendo

Video yang diputar berisi cuplikan berbagai video yang diklaim sebagai pencapaian pemerintah. Salah satunya menunjukkan proses pengerjaan jembatan di seluruh Indonesia. Gambar sejumlah tentara hingga polisi yang terlibat dalam pengerjaan proyek-proyek tersebut ditayangkan dalam video.

[–>

Setelah pemutaran video, Prabowo membuka sidang kabinet. Prabowo menyebut sidang kabinet paripurna kali ini membahas kesiapan menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. «Kita sudah memasuki hari ke-23 di bulan suci Ramadan ini, dan tujuh hari lagi kita akan merayakan Hari Raya Idul Fitri,» kata Prabowo di hadapan jajarannya.

Selain membahas kesiapan Idul Fitri, Prabowo juga menyinggung berbagai isu lain. Berikut poin-poin arahan Prabowo kepada jajaran dalam sidang kabinet kemarin.

Prabowo Ungkap Laporan Intel Pengkritik Pemerintah

Presiden Prabowo Subianto mengatakan dirinya rutin mendapat laporan intelijen soal pengamat yang tak suka dengan pemerintahannya. Prabowo mengklaim para pengkritik itu dibiayai pihak-pihak yang anti terhadap penguasa.

[–>

Prabowo berujar selalu menerima laporan intel sejak menjadi presiden. «Kalau dulu saya di luar pemerintah, sekarang saya presidennya. Jadi saya setiap hari dapat laporan intel,» kata dia dalam rapat Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan Jakarta pada Jumat, 13 Maret 2026.

Dari informasi intelijen itu, Prabowo mengklaim tahu siapa saja yang membiayai para pengkritik pemerintahannya. «Jadi saya mengerti lah, saya sudah tahu siapa yang biayai-biayai,» tutur Ketua Umum Partai Gerindra ini.

Menurut Prabowo, saat ini dia masih berupaya mengatasi para pihak yang membiayai pengamat itu lewat cara-cara persuasif dan membuat mereka yakin.

Prabowo pun heran dengan pengamat yang selalu menjelek-jelekkan pemerintah. “Jadi pengamat-pengamat menurut saya ada yang motivasinya ingin menimbulkan kecemasan rakyat, saya juga tidak mengerti pemikirannya seperti apa karena kita satu negara,” kata dia.

Prabowo mengibaratkan Indonesia seperti satu kapal besar. Jika kapal itu oleng, maka semua penumpangnya juga akan terdampak. Dia berujar semua pihak seharusnya bersatu dan kompak untuk menyelamatkan kapal besar tersebut, khususnya setelah persaingan politik di Pemilu usai.

Presiden Prabowo berulang kali menuding para pengkritiknya mendapat keuntungan finansial dalam mengevaluasi pemerintah. Pada 12 Januari 2026, misalnya, Prabowo menyebut ada segelintir orang yang kerap mencemooh dirinya dan menyebarkan pandangan negatif terhadap pemerintahannya. Ia mencurigai orang-orang itu dibayar oleh kekuatan asing.

Ancam Tertibkan Pengamat yang Mengkritiknya

Presiden Prabowo bukan hanya kesal dengan pengamat yang mengkritiknya saat berbicara dalam sidang kabinet di Istana Kepresidenan, Jakarta, 13 Maret 2026. Ia mengancam akan menertibkan pengamat yang menurutnya tidak patriotik. 

Ketua Umum Partai Gerindra ini menuding sejumlah pengamat tidak memiliki sikap patriotik. Dia mengklaim mereka mendapat keuntungan finansial dengan mengkritik pemerintah.

Prabowo berkata ada beberapa macam pengamat di Indonesia. Salah satunya, kata dia, adalah pengamat yang tidak suka pemerintahannya berhasil karena punya motif tersembunyi. «Menurut saya, sikap mereka itu sempit, bukan patriotik,» kata Prabowo dalam rapat kabinet paripurna kemarin. 

Prabowo berspekulasi soal motivasi para pengkritik tersebut. Menurut dia, bisa jadi mereka merasa kalah, tidak punya kekuasaan, atau kehilangan sumber uang karena pemerintahannya yang dia klaim tegas terhadap korupsi. «Terutama maling-maling, koruptor-koruptor, (mereka) merasa rugi dong dengan pemerintahan kita. Kita mau tertibkan,» tuturnya.

Ingin Potong Gaji Menteri dan DPR untuk Berhemat Dampak Perang

Presiden Prabowo Subianto ingin melakukan penghematan untuk menghadapi potensi krisis akibat perang Amerika Serikat dan Israel melawan Iran. Ia pun memberi contoh negara lain yang sudah berhemat lewat pemotongan gaji pejabat.

Ia mengatakan Pakistan berhemat karena menganggap krisis di Timur Tengah setara pandemi Covid-19. 

«Mereka bahkan mengurangi gaji untuk anggota kabinet, untuk anggota DPR dan semua penghematan gaji ini dikumpulkan untuk membantu kelompok yang paling rentan,» kata Prabowo dalam sidang kabinet di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat, 13 Maret 2026.

Pakistan, kata Prabowo, juga menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home untuk pegawai negeri dan swasta. Demi penghematan, Prabowo berujar, negara Asia Selatan itu turut mengurangi hari kerja.

Selain itu, Prabowo menyinggung Pakistan yang mewajibkan instansi pemerintah mengurangi penggunaan kendaraan dinas hingga 60 persen. Prabowo berujar negara lain turut menghentikan kunjungan luar negeri demi penghematan.

«Mereka kurangi tidak boleh gunakan dana pemerintah untuk acara-acara pesta dan sebagainya. Kemudian, semua lembaga pendidikan tinggi mereka pindah ke online, semua sekolah berhenti untuk dua minggu,» tutur Prabowo.

Berbagai kebijakan itu, menurut Prabowo, dapat mengurangi konsumsi bahan bakar minyak yang harga dan pasokannya bergejolak akibat perang di Timur Tengah. Ketua Umum Partai Gerindra ini pun berharap Indonesia juga bisa melakukan langkah berhemat.

Seperti Pakistan, Prabowo berkata Indonesia juga perlu mengambil langkah penghematan BBM. Lihat juga vch2. Namun, dia mengatakan saat ini pemerintah masih mengkaji kebijakan yang akan mereka ambil. «Saya kira kita juga harus mengupayakan bahwa kita melakukan penghematan,» kata mantan menteri pertahanan ini.

Prabowo berujar akan mempelajari langkah yang bisa ditempuh pemerintah dalam beberapa hari ke depan. Indonesia, kata dia, harus mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan terburuk.

Berbagai kebijakan itu, menurut Prabowo, dapat mengurangi konsumsi bahan bakar minyak yang harga dan pasokannya bergejolak akibat perang di Timur Tengah. Ketua Umum Partai Gerindra ini pun berharap Indonesia juga bisa melakukan langkah berhemat.

Seperti Pakistan, Prabowo berkata Indonesia juga perlu mengambil langkah penghematan BBM. Namun, dia mengatakan saat ini pemerintah masih mengkaji kebijakan yang akan mereka ambil. «Saya kira kita juga harus mengupayakan bahwa kita melakukan penghematan,» kata mantan Menteri Pertahanan ini.

Prabowo berujar akan mempelajari langkah yang bisa ditempuh pemerintah dalam beberapa hari ke depan. Indonesia, kata dia, harus mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan terburuk.

Minta Pengusaha Batu Bara dan CPO Tahan Ekspor

Presiden Prabowo Subianto meminta para pengusaha batu bara dan minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) serta turunannya untuk menahan ekspor komoditas tersebut sebelum kebutuhan dalam negeri terpenuhi.

«Saya tegaskan di sini benar bahwa semua produksi batu bara diutamakan untuk kepentingan kebutuhan nasional kita. Itu juga tentang semua, termasuk kelapa sawit,» kata Prabowo

Prabowo pun mengingatkan kekayaan alam Indonesia harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat. Karena itu pemerintah menempatkan kepentingan nasional sebagai prioritas utama dalam setiap kebijakan pengelolaan sumber daya alam.

Ia juga memerintahkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk tegas kepada pengusaha batu bara untuk tidak melakukan ekspor sebelum seluruh kebutuhan di dalam negeri terpenuhi.

«Jadi tadi benar itu ada peringatan Menteri ESDM, itu semua milik bangsa Indonesia, bukan milik pengusaha. Mereka boleh usaha, tapi kepemilikan adalah kepemilikan bangsa Indonesia. Semua kekayaan alam, yang ada itu adalah milik bangsa,» kata Prabowo.

Ingatkan Jajarannya Tidak Gelar Open House Mewah

Dalam rapat kabinet kemarin, Prabowo mengingatkan jajaran di Kabinet Merah Putih agar tidak menggelar open house mewag saat Idul Fitri.

Ia menegaskan bahwa para pejabat harus memberikan teladan kesederhanaan kepada masyarakat. «Kita juga harus memberi contoh, open house atau apa, jangan terlalu mewah-mewahan. Sudah lah kita di dalam bencana dan juga di suasana ini kita kasih contoh ke rakyat,» ujar Prabowo.

Kendati demikian, Prabowo tidak melarang sepenuhnya acara open house agar roda perekonomian tetap berputar. Ia mengingatkan agar acara tetap digelar dengan sederhana sehingga tidak menutup seluruh acara yang dapat menggerakkan ekonomi.

Prabowo juga menyampaikan ucapan kepada masyarakat yang akan melaksanakan tradisi mudik. Ia berharap masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman dan tetap menjaga keselamatan selama berada di kampung halaman. «Untuk mereka yang ingin mudik nanti, saya ucapkan sebelumnya, selamat mudik dan jaga diri masing-masing di rumah,» ucapnya.

Kepada kabinetnya, Prabowo meminta mereka terus bekerja dengan penuh tanggung jawab dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah, sekaligus memastikan stabilitas ekonomi tetap terjaga menjelang perayaan Idul Fitri.

Minta THR ASN dan Ojol Diberikan Tepat Waktu

Presiden Prabowo juga meminta sejumlah kementerian untuk memastikan pemberian tunjangan hari raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan bonus hari raya (BHR) untuk pengemudi online diberikan tepat waktu.

“Menteri tenaga kerja, menteri keuangan dan menteri investasi pastikan Tunjangan Hari Raya (THR) untuk semua Aparatur Sipil Negara (ASN) pusat dan daerah dilaksanakan tepat waktu,” kata Prabowo.

Prabowo juga meminta agar para driver ojek online (ojol) turut mendapatkan bonus hari raya tepat waktu. Ia menegaskan nominal THR yang sampai ke masing-masing ojol harus antara Rp 400.000 sampai Rp 1,6 juta.

“Bonus hari raya untuk pekerja sektor informal di online yakinkan sesuai kita tentukan harus sampai ke mereka antara Rp 400 ribu-Rp 1,6 juta per orang,” ujar Prabowo. 

 Sultan Abdurrahman dan Ervana Trikarinaputri berkontribusi dalam penulisan artikel ini
 

 

💡 Puntos Clave

  • Este artículo cubre aspectos importantes sobre
  • Información verificada y traducida de fuente confiable
  • Contenido actualizado y relevante para nuestra audiencia

📚 Información de la Fuente

📰 Publicación: nasional.tempo.co
✍️ Autor:
📅 Fecha Original: 2026-03-14 00:58:00
🔗 Enlace: Ver artículo original

Nota de transparencia: Este artículo ha sido traducido y adaptado del inglés al español para facilitar su comprensión. El contenido se mantiene fiel a la fuente original, disponible en el enlace proporcionado arriba.

📬 ¿Te gustó este artículo?

Tu opinión es importante para nosotros. Comparte tus comentarios o suscríbete para recibir más contenido histórico de calidad.

💬 Dejar un comentario