TNI AD: El secretario del gabinete, Teddy, participa en la educación regular de Seskoad

 |

📂 Categoría: | 📅 Fecha: 1777827928

🔍 En este artículo:

KETUA Majelis Syuro Partai Ummat Amien Rais angkat bicara soal videonya yang viral karena menyebut adanya hubungan istimewa antara Presiden Prabowo Subianto dan Sekretaris Kabinet Letnan Kolonel Teddy Indra Wijaya.

[–>

Desplácese hacia abajo para continuar leyendo

Video yang kini telah hilang dari akun YouTube pribadi Amien Rais itu dikecam Menteri Komunikasi dan Digital atau Menkomdigi Meutya Hafid karena mengandung narasi fitnah.

[–>

Di sela Musyawarah Nasional Partai Ummat di Yogyakarta pada Sabtu malam, 2 Mei 2026, mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat itu menyebut pernyataannya dalam video itu seharusnya dilihat sebagai bentuk kebebasan warga negara dalam berpendapat.

«Saya yakin demokrasi itu berjalan baik kalau kebebasan mengeluarkan pendapat yang dijamin oleh Undang-Undang Dasar kita tidak dibatasi, tidak dibungkam,» kata Amien.

[–>

Amien menilai Indonesia sebagai negara demokrasi, semestinya menjamin kebebasan berpendapat meskipun pendapat itu bertentangan dengan penguasa atau bertentangan dengan kelompok yang lain.

Soal tudingannya mengenai hubungan Prabowo dan Teddy yang disebutnya melampaui batas profesional, Amien mengaku punya alasan tersendiri.

«Kalau soal Teddy ini, memang saya kumpulkan dari berbagai informasi, dari YouTube maupun berbagai channel media sosial itu, saya kira hampir meyakinkan bahwa ada something very unusual (sesuatu yang sangat tidak biasa) tentang saudara Teddy,» kata dia.

Sesuatu yang tidak biasa itu, kata Amien, karena Teddy diberi kekuasaan yang berlebihan oleh Prabowo. 

«Saya melihat Teddy ini hanya nggulet (menempel) terus ke Pak Prabowo. Sampai-sampai yang menentukan tamu, siapa menteri, mana jenderal yang bisa ketemu Pak Prabowo itu si Teddy ini,» ujarnya.

Untuk itu, kata Amien, agar tak menjadi stigma buruk di masyarakat, sebaiknya Prabowo memberikan Teddy kesibukan atau posisi di tempat yang lain. Dengan tidak selalu menempel Prabowo, Amien melanjutkan, Teddy tidak akan mengganggu pemerintahannya.

«Teddy ini kan sesungguhnya cuma Sekretaris Kabinet, tapi seolah-olah paling berwibawa, merasa lebih penting dari sekretaris kabinet,» ujarnya. «Dia bisa memilah-milih tamu, mana yang bisa diterima, mana yang tidak.» 

Amien mengaku dia mendengar langsung dari seorang menteri koordinator yang bercerita kepadanya bahwa menteri tersebut kesulitan menemui Prabowo karena diatur oleh Teddy.

«Menko itu cerita, ‘Mas Amin, saya itu kadang-kadang mau ketemu presiden tidak bisa karena kata Teddy tidak ada waktu atau belum ada waktu,’ begitu ,» ujar Amien menirukan sang menteri.

Padahal, kata Amien, menteri tersebut mengetahui Prabowo ada di Istana dan dia hanya butuh waktu bertemu sekitar 5-10 menit untuk melaporkan tugasnya.

«Nah yang seperti ini menjadi blunder bagi kepemimpinan Pak Prabowo,» kata Amien yang mengaku belum pernah bertemu Prabowo setelah menjadi presiden.

Amien pun menyarankan, Teddy tak perlu dihukum, dihujat, atau dibuang. «Cukup berikan dia (Teddy) job yang lain, diganti dengan seseorang yang tidak jadi beban. Itu saja,» kata dia.

Ihwql ancaman Kementerian Komunikasi dan Digital atau Komdigi yang akan membawa penyebar videonya ke ranah hukum, Amien merespons santai. «Saya diberitahu ahli-ahli hukum itu, Komdigi tidak berhak ya (memproses hukum),» kata dia.

Menurut Amien, yang berhak memperkarakan videonya tak lain Seskab Teddy sendiri.

«Kalau sampai di pengadilan saya akan yakin sekali. Saya akan minta keterangan dari beberapa dokter spesialis,» kata dia.

Adapun Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid sebelumnya menyatakan video pernyataan Amien Rais yang menyeret nama Presiden Prabowo dan Seskab Teddy memuat narasi fitnah serta mengandung ujaran kebencian. 

“Narasi yang dibangun merupakan upaya merendahkan martabat pimpinan tertinggi negara, tidak memiliki dasar fakta serta bagian upaya provokasi untuk menciptakan kegaduhan publik,” kata Meutya Hafid melalui keterangan tertulis pada Jumat, 1 Mei 2026.

Bagi Meutya, tuduhan Amien Rais berpotensi memecah belah. Ia menegaskan bahwa ruang digital merupakan ruang beradu gagasan, bukan ruang untuk memproduksi konten kebencian yang menyerang martabat manusia mana pun.

KETUA Majelis Syuro Partai Ummat Amien Rais angkat bicara soal videonya yang viral karena menyebut adanya hubungan istimewa antara Presiden Prabowo Subianto dan Sekretaris Kabinet Letnan Kolonel Teddy Indra Wijaya.

[–>

Desplácese hacia abajo para continuar leyendo

Video yang kini telah hilang dari akun YouTube pribadi Amien Rais itu dikecam Menteri Komunikasi dan Digital atau Menkomdigi Meutya Hafid karena mengandung narasi fitnah.

[–>

Di sela Musyawarah Nasional Partai Ummat di Yogyakarta pada Sabtu malam, 2 Mei 2026, mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat itu menyebut pernyataannya dalam video itu seharusnya dilihat sebagai bentuk kebebasan warga negara dalam berpendapat.

«Saya yakin demokrasi itu berjalan baik kalau kebebasan mengeluarkan pendapat yang dijamin oleh Undang-Undang Dasar kita tidak dibatasi, tidak dibungkam,» kata Amien.

[–>

Amien menilai Indonesia sebagai negara demokrasi, semestinya menjamin kebebasan berpendapat meskipun pendapat itu bertentangan dengan penguasa atau bertentangan dengan kelompok yang lain.

Soal tudingannya mengenai hubungan Prabowo dan Teddy yang disebutnya melampaui batas profesional, Amien mengaku punya alasan tersendiri.

«Kalau soal Teddy ini, memang saya kumpulkan dari berbagai informasi, dari YouTube maupun berbagai channel media sosial itu, saya kira hampir meyakinkan bahwa ada something very unusual (sesuatu yang sangat tidak biasa) tentang saudara Teddy,» kata dia.

Sesuatu yang tidak biasa itu, kata Amien, karena Teddy diberi kekuasaan yang berlebihan oleh Prabowo. 

«Saya melihat Teddy ini hanya nggulet (menempel) terus ke Pak Prabowo. Sampai-sampai yang menentukan tamu, siapa menteri, mana jenderal yang bisa ketemu Pak Prabowo itu si Teddy ini,» ujarnya.

Untuk itu, kata Amien, agar tak menjadi stigma buruk di masyarakat, sebaiknya Prabowo memberikan Teddy kesibukan atau posisi di tempat yang lain. Dengan tidak selalu menempel Prabowo, Amien melanjutkan, Teddy tidak akan mengganggu pemerintahannya.

«Teddy ini kan sesungguhnya cuma Sekretaris Kabinet, tapi seolah-olah paling berwibawa, merasa lebih penting dari sekretaris kabinet,» ujarnya. «Dia bisa memilah-milih tamu, mana yang bisa diterima, mana yang tidak.» 

Amien mengaku dia mendengar langsung dari seorang menteri koordinator yang bercerita kepadanya bahwa menteri tersebut kesulitan menemui Prabowo karena diatur oleh Teddy.

«Menko itu cerita, ‘Mas Amin, saya itu kadang-kadang mau ketemu presiden tidak bisa karena kata Teddy tidak ada waktu atau belum ada waktu,’ begitu ,» ujar Amien menirukan sang menteri.

Padahal, kata Amien, menteri tersebut mengetahui Prabowo ada di Istana dan dia hanya butuh waktu bertemu sekitar 5-10 menit untuk melaporkan tugasnya.

«Nah yang seperti ini menjadi blunder bagi kepemimpinan Pak Prabowo,» kata Amien yang mengaku belum pernah bertemu Prabowo setelah menjadi presiden.

Amien pun menyarankan, Teddy tak perlu dihukum, dihujat, atau dibuang. «Cukup berikan dia (Teddy) job yang lain, diganti dengan seseorang yang tidak jadi beban. Itu saja,» kata dia.

Ihwql ancaman Kementerian Komunikasi dan Digital atau Komdigi yang akan membawa penyebar videonya ke ranah hukum, Amien merespons santai. «Saya diberitahu ahli-ahli hukum itu, Komdigi tidak berhak ya (memproses hukum),» kata dia.

Menurut Amien, yang berhak memperkarakan videonya tak lain Seskab Teddy sendiri.

«Kalau sampai di pengadilan saya akan yakin sekali. Saya akan minta keterangan dari beberapa dokter spesialis,» kata dia.

Adapun Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid sebelumnya menyatakan video pernyataan Amien Rais yang menyeret nama Presiden Prabowo dan Seskab Teddy memuat narasi fitnah serta mengandung ujaran kebencian. 

“Narasi yang dibangun merupakan upaya merendahkan martabat pimpinan tertinggi negara, tidak memiliki dasar fakta serta bagian upaya provokasi untuk menciptakan kegaduhan publik,” kata Meutya Hafid melalui keterangan tertulis pada Jumat, 1 Mei 2026.

Bagi Meutya, tuduhan Amien Rais berpotensi memecah belah. Ia menegaskan bahwa ruang digital merupakan ruang beradu gagasan, bukan ruang untuk memproduksi konten kebencian yang menyerang martabat manusia mana pun.

💡 Puntos Clave

  • Este artículo cubre aspectos importantes sobre
  • Información verificada y traducida de fuente confiable
  • Contenido actualizado y relevante para nuestra audiencia

📚 Información de la Fuente

📰 Publicación: nasional.tempo.co
✍️ Autor:
📅 Fecha Original: 2026-05-02 23:27:00
🔗 Enlace: Ver artículo original

Nota de transparencia: Este artículo ha sido traducido y adaptado del inglés al español para facilitar su comprensión. El contenido se mantiene fiel a la fuente original, disponible en el enlace proporcionado arriba.

📬 ¿Te gustó este artículo?

Tu opinión es importante para nosotros. Comparte tus comentarios o suscríbete para recibir más contenido histórico de calidad.

💬 Dejar un comentario