Formación PDIP KSB, Megawati enseña disciplina para fortalecer el camino de la ideología

 |

📂 Categoría: | 📅 Fecha: 1776404087

🔍 En este artículo:

LINFO NASIONAL – Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri secara resmi membuka agenda penguatan organisasi bagi Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) pengurus daerah se-Indonesia di Sekolah Partai, Jakarta, Kamis, 16 April 2026. Acara yang digelar secara luring dan daring ini diikuti oleh ratusan pengurus daerah.

[–>

Dalam acara ini, Megawati hadir didampingi Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto. Juga hadir jajaran DPP PDIP lainnya, di antaranya, Ketua DPP PDIP Bidang Ideologi dan Kaderisasi Djarot Saiful Hidayat, Ketua DPP PDIP Bidang Keanggotaan dan Organisasi Andreas Hugo Pareira, Ketua DPP PDIP Bidang Reformasi Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly, Ketua DPP PDIP Bidang Pemberdayaan Perempuan & Anak Bintang Puspayoga, Ketua DPP PDIP BidangPariwisata Yanti Sukamdani, Ketua DPP PDIP Bidang Pemuda dan Olahraga My Esty Wijayanti, Ketua DPP PDIP Bidang Luar Negeri Ahmad Basarah, Ketua DPP PDIP Bidang Sumber Daya Said Abdullah, dan Ketua DPP PDIP Bidang Kehutanan & Lingkungan Hidup Eriko Sotarduga. Hadir juga Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Internal Dolfie O.F.P, dan Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Kesekretariatan Yoseph Aryo Adhi Dharmo.

Desplácese hacia abajo para continuar leyendo

Momentum ini dimanfaatkan Megawati untuk memacu semangat kader di tengah berbagai tantangan yang tidak mudah, serta bagaimana partai selalu hadir sebagai sokoguru negara dan seluruh kader turun ke bawah. Itu sebabnya, pembukaan acara diawali dengan penekanan disiplin yang sangat ketat.

[–>

Ketua DPP PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat, mengatakan, setiap peserta wajib mengikuti proses kaderisasi secara utuh. Kader tidak hanya diminta hadir secara fisik, tetapi juga membuktikan pemahaman mereka melalui tugas kepemimpinan dan manajerial Partai.

“Materi mencakup aspek ideologi, geopolitik, Pancasila dan narasi pembebasan rakyat tertindas, hingga kepemimpinan dan manajerial agar fungsi organisasi Partai berjalan semakin optimal,» kata dia.

[–>

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menjelaskan, sekolah partai merupakan tempat pelembagaan ideologi. Partai adalah organisasi pergerakan rakyat. 

Hasto menegaskan, seluruh kader partai harus memiliki semangat yang menyala-nyala bagaikan api perjuangan yang berada di sekolah partai dan terus menyala sebagai tanda, bahwa kader PDI Perjuangan tidak pernah menyerah di dalam memperjuangkan kepentingan rakyat. “Jadikanlah pelatihan ini sebagai momentum untuk membangkitkan energi perjuangan. Kontemplasikan setiap materi yang diberikan agar meresap sehingga menjadi pedoman perilaku kader Partai. Kepercayaan rakyat menjadi modal penting dalam pemenangan Pemilu 2029,” ujar Hasto.

Dalam arahannya, Megawati menegaskan pentingnya memahami pemikiran kritis-dialektis dari Bung Karno agar kader memiliki visi masa depan, dan sekaligus kokoh membumi di tengah rakyat. “Saya akan memberikan peringatan keras kepada kader yang tidak mau bekerja secara maksimal di lapangan. Dilarang korupsi. Turun ke bawah rasakan denyut kehidupan rakyat. Di situlah kalian akan memahami politik sebagai kehidupan,» ucapnya.

Megawati pun memaparkan analisis tajam mengenai situasi global. Ia memperingatkan dampak ketegangan Iran-Israel di Selat Hormuz terhadap perekonomian dalam negeri dan ketegangan global.

“Saya sudah perintahkan agar para kepala daerah dan pimpinan dewan dari PDI Perjuangan mengambil kebijakan terobosan untuk melakukan penghematan anggaran. Kedepankan sense of priority and urgency. Pastikan kebutuhan pangan rakyat. Buat mobilisasi kerja padat karya,” kata Megawati.

Sementara di dalam negeri, Megawati menyampaikan laporan para ibu kepada dirinya soal harga barang kebutuhan pokok yang naik seperti cabai dan lain-lain. Bagi Megawati, semua hal ini seharusnya membuat kader PDIP tak boleh diam dan seharusnya justru semakin turun ke Akar Rumput untuk membantu rakyat. 

Dia lantas menginstruksikan kader untuk kreatif dalam membantu rakyat, salah satunya melalui program ketahanan pangan keluarga dan sosialisasi buku masakan murah bergizi untuk menekan angka stunting. Megawati juga memberikan peringatan serius mengenai posisi PDI Perjuangan yang saat ini bertindak sebagai penyeimbang dan tidak berada di dalam kabinet pemerintahan. 

Megawati mengingatkan kader agar tidak bermain-main dan jangan melangar hukum. Selain berbicara kondisi eksternal, Megawati juga bicara tentang tata kelola organisasi, Megawati membedah peran KSB secara spesifik. 

Ketua diinstruksikan untuk mampu «mengguyubkan» seluruh anggota hingga ke level bawah, sementara Sekretaris bertanggung jawab atas operasional partai. Khusus untuk Bendahara, Megawati melarang keras pencampuran uang pribadi dengan uang organisasi.

“Kalau Bendahara, uang jangan dikekep sendiri (dipegang sendiri). Kita punya tabungan-tabungan dana abadi loh. Ketua harus bisa mengguyubkan orang-orangnya. Sekretaris itu tanggung jawab jalannya partai,” ujar Megawati.

Di sisi lain, ia menekankan agar tata kelola keuangan partai harus benar. Megawati mencontohkan dirinya sebagai ketua umum tak pernah menyentuh uang organisasi, karena itu merupakan tugas seorang bendahara.

Megawati juga mewajibkan pengurus daerah untuk mengadakan rapat rutin, minimal seminggu satu kali setiap hari Selasa dengan sistem absensi yang ketat. Kantor sekretariat partai di daerah harus selalu siap melayani rakyat yang ingin bergabung atau membuat KTA. “Bikin dong kebiasaan rapat. Yang satu cari masalahnya apa, yang kedua cari solusinya. Jadi ini terus berjalan,” ucapnya.

Megawati menekankan bahwa tujuan akhir dari seluruh gemblengan ini adalah membangun partai yang kuat secara ideologis untuk memenangkan hati rakyat. Ia ingin PDI Perjuangan menjadi «Soko Guru» atau pilar utama bagi negara dan bangsa.

“Kemenangan bagi kita bukan sekadar kemenangan elektoral. Kemenangan bagi kita adalah ketika rakyat merasakan kehadiran partai. Ketika rakyat merasakan keadilan. Saya hanya ingin partai ini tetap tegak menjadi sokoguru bagi negara dan bangsa,” ujar Megawati. (*)

LINFO NASIONAL – Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri secara resmi membuka agenda penguatan organisasi bagi Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) pengurus daerah se-Indonesia di Sekolah Partai, Jakarta, Kamis, 16 April 2026. Acara yang digelar secara luring dan daring ini diikuti oleh ratusan pengurus daerah.

[–>

Dalam acara ini, Megawati hadir didampingi Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto. Juga hadir jajaran DPP PDIP lainnya, di antaranya, Ketua DPP PDIP Bidang Ideologi dan Kaderisasi Djarot Saiful Hidayat, Ketua DPP PDIP Bidang Keanggotaan dan Organisasi Andreas Hugo Pareira, Ketua DPP PDIP Bidang Reformasi Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly, Ketua DPP PDIP Bidang Pemberdayaan Perempuan & Anak Bintang Puspayoga, Ketua DPP PDIP BidangPariwisata Yanti Sukamdani, Ketua DPP PDIP Bidang Pemuda dan Olahraga My Esty Wijayanti, Ketua DPP PDIP Bidang Luar Negeri Ahmad Basarah, Ketua DPP PDIP Bidang Sumber Daya Said Abdullah, dan Ketua DPP PDIP Bidang Kehutanan & Lingkungan Hidup Eriko Sotarduga. Hadir juga Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Internal Dolfie O.F.P, dan Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Kesekretariatan Yoseph Aryo Adhi Dharmo.

Desplácese hacia abajo para continuar leyendo

Momentum ini dimanfaatkan Megawati untuk memacu semangat kader di tengah berbagai tantangan yang tidak mudah, serta bagaimana partai selalu hadir sebagai sokoguru negara dan seluruh kader turun ke bawah. Itu sebabnya, pembukaan acara diawali dengan penekanan disiplin yang sangat ketat.

[–>

Ketua DPP PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat, mengatakan, setiap peserta wajib mengikuti proses kaderisasi secara utuh. Kader tidak hanya diminta hadir secara fisik, tetapi juga membuktikan pemahaman mereka melalui tugas kepemimpinan dan manajerial Partai.

“Materi mencakup aspek ideologi, geopolitik, Pancasila dan narasi pembebasan rakyat tertindas, hingga kepemimpinan dan manajerial agar fungsi organisasi Partai berjalan semakin optimal,» kata dia.

[–>

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menjelaskan, sekolah partai merupakan tempat pelembagaan ideologi. Partai adalah organisasi pergerakan rakyat. 

Hasto menegaskan, seluruh kader partai harus memiliki semangat yang menyala-nyala bagaikan api perjuangan yang berada di sekolah partai dan terus menyala sebagai tanda, bahwa kader PDI Perjuangan tidak pernah menyerah di dalam memperjuangkan kepentingan rakyat. “Jadikanlah pelatihan ini sebagai momentum untuk membangkitkan energi perjuangan. Kontemplasikan setiap materi yang diberikan agar meresap sehingga menjadi pedoman perilaku kader Partai. Kepercayaan rakyat menjadi modal penting dalam pemenangan Pemilu 2029,” ujar Hasto.

Dalam arahannya, Megawati menegaskan pentingnya memahami pemikiran kritis-dialektis dari Bung Karno agar kader memiliki visi masa depan, dan sekaligus kokoh membumi di tengah rakyat. “Saya akan memberikan peringatan keras kepada kader yang tidak mau bekerja secara maksimal di lapangan. Dilarang korupsi. Turun ke bawah rasakan denyut kehidupan rakyat. Di situlah kalian akan memahami politik sebagai kehidupan,» ucapnya.

Megawati pun memaparkan analisis tajam mengenai situasi global. Ia memperingatkan dampak ketegangan Iran-Israel di Selat Hormuz terhadap perekonomian dalam negeri dan ketegangan global.

“Saya sudah perintahkan agar para kepala daerah dan pimpinan dewan dari PDI Perjuangan mengambil kebijakan terobosan untuk melakukan penghematan anggaran. Kedepankan sense of priority and urgency. Pastikan kebutuhan pangan rakyat. Buat mobilisasi kerja padat karya,” kata Megawati.

Sementara di dalam negeri, Megawati menyampaikan laporan para ibu kepada dirinya soal harga barang kebutuhan pokok yang naik seperti cabai dan lain-lain. Bagi Megawati, semua hal ini seharusnya membuat kader PDIP tak boleh diam dan seharusnya justru semakin turun ke Akar Rumput untuk membantu rakyat. 

Dia lantas menginstruksikan kader untuk kreatif dalam membantu rakyat, salah satunya melalui program ketahanan pangan keluarga dan sosialisasi buku masakan murah bergizi untuk menekan angka stunting. Megawati juga memberikan peringatan serius mengenai posisi PDI Perjuangan yang saat ini bertindak sebagai penyeimbang dan tidak berada di dalam kabinet pemerintahan. 

Megawati mengingatkan kader agar tidak bermain-main dan jangan melangar hukum. Selain berbicara kondisi eksternal, Megawati juga bicara tentang tata kelola organisasi, Megawati membedah peran KSB secara spesifik. 

Ketua diinstruksikan untuk mampu «mengguyubkan» seluruh anggota hingga ke level bawah, sementara Sekretaris bertanggung jawab atas operasional partai. Khusus untuk Bendahara, Megawati melarang keras pencampuran uang pribadi dengan uang organisasi.

“Kalau Bendahara, uang jangan dikekep sendiri (dipegang sendiri). Kita punya tabungan-tabungan dana abadi loh. Ketua harus bisa mengguyubkan orang-orangnya. Sekretaris itu tanggung jawab jalannya partai,” ujar Megawati.

Di sisi lain, ia menekankan agar tata kelola keuangan partai harus benar. Megawati mencontohkan dirinya sebagai ketua umum tak pernah menyentuh uang organisasi, karena itu merupakan tugas seorang bendahara.

Megawati juga mewajibkan pengurus daerah untuk mengadakan rapat rutin, minimal seminggu satu kali setiap hari Selasa dengan sistem absensi yang ketat. Kantor sekretariat partai di daerah harus selalu siap melayani rakyat yang ingin bergabung atau membuat KTA. “Bikin dong kebiasaan rapat. Yang satu cari masalahnya apa, yang kedua cari solusinya. Jadi ini terus berjalan,” ucapnya.

Megawati menekankan bahwa tujuan akhir dari seluruh gemblengan ini adalah membangun partai yang kuat secara ideologis untuk memenangkan hati rakyat. Ia ingin PDI Perjuangan menjadi «Soko Guru» atau pilar utama bagi negara dan bangsa.

“Kemenangan bagi kita bukan sekadar kemenangan elektoral. Kemenangan bagi kita adalah ketika rakyat merasakan kehadiran partai. Ketika rakyat merasakan keadilan. Saya hanya ingin partai ini tetap tegak menjadi sokoguru bagi negara dan bangsa,” ujar Megawati. (*)

💡 Puntos Clave

  • Este artículo cubre aspectos importantes sobre
  • Información verificada y traducida de fuente confiable
  • Contenido actualizado y relevante para nuestra audiencia

📚 Información de la Fuente

📰 Publicación: nasional.tempo.co
✍️ Autor:
📅 Fecha Original: 2026-04-17 05:26:00
🔗 Enlace: Ver artículo original

Nota de transparencia: Este artículo ha sido traducido y adaptado del inglés al español para facilitar su comprensión. El contenido se mantiene fiel a la fuente original, disponible en el enlace proporcionado arriba.

📬 ¿Te gustó este artículo?

Tu opinión es importante para nosotros. Comparte tus comentarios o suscríbete para recibir más contenido histórico de calidad.

💬 Dejar un comentario