📂 Categoría: | 📅 Fecha: 1783038657
🔍 En este artículo:
PRESIDEN Belarus Aleksandr Lukashenko kembali berkunjung ke Indonesia untuk kedua kalinya setelah 13 tahun pada 1 Juli 2026. Lukashenko berada di Jakarta pada 1-2 Juli 2026.
[–>
Mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma, Aleksandr disambut oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Putra Presiden Belarus, Dmitry Lukashenko, ikut menyambut sang ayah. Dmitry Lukashenko tiba lebih dulu di Jakarta dan sudah melakukan pertemuan dengan Menteri Pertanian Amran Sulaiman, pada Selasa, 30 Juni 2026.
Desplácese hacia abajo para continuar leyendo
Pilihan Editor: Ekosistem Riset Awut-awutan. Apa Penyebabnya?
[–>
Lawatan ini merupakan kunjungan bilateral balasan setelah Presiden Prabowo Subianto sebelumnya sempat berkunjung ke ibu kota Belarus, Minsk, pada 15 Juli 2025. Prabowo ketika itu juga berkunjung ke kediaman Presiden Lukashenko di Ozyorny, yang berada di luar ibu kota Minsk.
Pertemuan keduanya tahun lalu berlangsung selama hampir tiga jam. Presiden Prabowo menjadi kepala negara kedua setelah Presiden Rusia Vladimir Putin yang berkunjung ke rumah Presiden Lukashenko pasca-renovasi. «Setelah rumah ini direstorasi, Anda adalah tamu kedua setelah Presiden Putin. Sebelumnya, bahkan sebelum direnovasi, Presiden Xi Jinping juga pernah berkunjung ke sini bersama keluarganya,» ujar Lukashenko saat menyambut Presiden Prabowo.
[–>
Lalu apa saja fakta seputar kunjungan Lukashenko ke Indonesia kemarin?
1. Menginap di Istana Negara
Presiden Belarus Alexander Lukashenko menginap di Istana Negara, Jakarta. Menteri Luar Negeri Sugiono berujar, rencana menginap di Istana Kepresidenan adalah keinginan Lukashenko. Ia mengatakan pemerintah Indonesia memenuhi permintaan tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada Sang Presiden.
Kepala negara lain, kata Sugiono, biasanya lebih memilih menginap di hotel. «Beliau kali ini berkehendak untuk bisa (bermalam) di Istana,» kata Sugiono di Istana pada Kamis, 2 Juli 2026.
Menurut Sugiono, Lukashenko awalnya direncanakan untuk menginap di Wisma Negara yang berada dalam kompleks Istana Kepresidenan. Namun, Presiden Prabowo Subianto meminta agar disiapkan tempat bermalam di Istana Negara untuk Presiden Belarus itu. «Tadinya di Wisma Negara, tapi Pak Presiden menilai yang lebih representatif di Istana,» ucap Sekretaris Jenderal Partai Gerindra ini.
Lukashenko memberikan pena kepada Prabowo. Momen tersebut terjadi saat Lukashenko menandatangani buku tamu kenegaraan di ruang kredensial pada Kamis, 2 Juli 2026. Setelah mengisi buku tamu, pena yang dia gunakan untuk menulis langsung diberikan kepada Prabowo.
Prabowo nampak sedikit terkejut, lalu menerimanya dan menyimpan pena berwarna hitam berhias emas tersebut di saku jasnya. Kedua pemimpin negara lalu berjabat tangan dan mengikuti sesi foto bersama sebagai simbol persahabatan Indonesia dan Belarus. Prosesi penandatanganan buku tamu dan foto bersama berlangsung setelah kedua pemimpin negara saling memperkenalkan delegasi.
3. Indonesia akan Buka KBRI di Belarus
Alexander Lukashenko menyambut rencana Indonesia membuka kedutaan besar dan rute penerbangan langsung ke Belarus. Lukashenko menyampaikan apresiasi kepada Prabowo seusai pertemuan keduanya di Jakarta, Kamis, 2 Juli 2026.
Lukashenko dan Prabowo memberikan pernyataan pers bersama seusai pertemuan tersebut. «Saya berterima kasih kepada Pak Presiden atas rencana membuka kedutaan Indonesia,» kata Lukashenko di Istana Merdeka.
Saat ini, perwakilan Indonesia di Belarus masih merangkap dengan Rusia. Indonesia memiliki Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Moskow yang juga menjadi wakil pemerintah RI untuk Republik Belarus.
Lukashenko juga mengapresiasi keterbukaan Prabowo untuk membuka rute penerbangan langsung Indonesia-Belarus. «Orang Belarus sangat tertarik sekali untuk berkunjung ke Indonesia,» ucapnya.
Ia berujar pemerintah Belarus sangat menaruh perhatian terhadap sektor pariwisata. Lukashenko pun terbuka untuk membahas kerja sama pembebasan visa antara Belarus dan Indonesia.
«Saya juga berterima kasih kepada Presiden atas dukungan terhadap pengembangan hubungan masyarakat kedua negara, termasuk pembahasan mengenai fasilitas bebas visa dan pembukaan konektivitas penerbangan di masa depan,» tuturnya.
Belarus, kata Lukashenko, memandang Indonesia bukan hanya sebagai mitra ekonomi, tetapi juga sebagai tujuan wisata yang sangat menarik. «Kami berharap masyarakat Belarus semakin mudah mengunjungi Indonesia, demikian pula masyarakat Indonesia dapat semakin mudah berkunjung ke Belarus,» kata laki-laki yang telah menjabat Presiden Belarusia sejak 1994 ini.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menyampaikan apresiasi atas kunjungan Lukashenko ke Jakarta. «Saya yakin momentum ini akan semakin memperkuat kemitraan Indonesia-Belarus dan membuka peluang kerjasama yang lebih luas,» ucap Ketua Umum Partai Gerindra ini
4. Sepakati Kerja Sama Bilateral 2026-2030
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Alexander Lukashenko meluncurkan Peta Jalan Kerja Sama Bilateral Indonesia–Belarus 2026–2030. Dokumen tersebut diumumkan seusai pertemuan kedua pemimpin di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, 2 Juli 2026.
Prabowo mengatakan road map atau peta jalan itu akan menjadi kerangka pengembangan hubungan kedua negara selama lima tahun ke depan. «Peta jalan ini mencerminkan komitmen bersama untuk kerja sama yang lebih terarah dan konkret,» kata Prabowo dalam konferensi pers bersama Lukashenko di Istana.
Menurut Prabowo, kerja sama Indonesia dan Belarus akan diperkuat di berbagai sektor, mulai dari pertanian, industri, hingga sosial budaya. Di bidang ketahanan pangan, kedua negara sepakat memperluas kerja sama di bidang pupuk, alat dan teknologi pertanian, serta alat berat.
«Indonesia dan Belarus memiliki potensi yang saling melengkapi untuk memperkuat kerja sama di bidang pertanian modern, pupuk, alat dan teknologi pertanian, serta alat berat,» ujarnya.
Di sektor ekonomi, kedua negara juga akan memperluas kemitraan yang mendukung agenda pembangunan nasional masing-masing. Fokusnya meliputi pengembangan industri, modernisasi pertanian, penguatan rantai pasok, dan kerja sama teknologi.
Prabowo juga mengapresiasi Belarus yang telah meratifikasi perjanjian perdagangan bebas antara Indonesia dan Eurasian Economic Union. Indonesia juga tengah menyelesaikan proses ratifikasi perjanjian pasar bebas yang meliputi Indonesia, Armenia, Belarus, Kazakhstan, Kyrgyzstan, dan Rusia itu.
Di sektor industri, kedua negara melihat peluang untuk meningkatkan investasi dan membentuk joint venture, terutama di bidang manufaktur, otomotif, kendaraan berat, dan agroindustri. Selain itu, kerja sama juga akan diperluas ke bidang sosial, budaya, dan pengembangan sumber daya manusia melalui pertukaran budaya, kemitraan antarlembaga pendidikan, serta pelatihan vokasi.
Prabowo mengatakan delegasi Indonesia dan Belarus juga menyepakati sejumlah dokumen kerja sama di bidang kesehatan, kebudayaan, akreditasi nasional, pelaporan transaksi keuangan, industri, sains dan teknologi, serta jasa keuangan.
Sultan Abdurrahman berkontribusi dalam penulisan artikel ini
PRESIDEN Belarus Aleksandr Lukashenko kembali berkunjung ke Indonesia untuk kedua kalinya setelah 13 tahun pada 1 Juli 2026. Lukashenko berada di Jakarta pada 1-2 Juli 2026.
[–>
Mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma, Aleksandr disambut oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Putra Presiden Belarus, Dmitry Lukashenko, ikut menyambut sang ayah. Dmitry Lukashenko tiba lebih dulu di Jakarta dan sudah melakukan pertemuan dengan Menteri Pertanian Amran Sulaiman, pada Selasa, 30 Juni 2026.
Desplácese hacia abajo para continuar leyendo
Pilihan Editor: Ekosistem Riset Awut-awutan. Apa Penyebabnya?
[–>
Lawatan ini merupakan kunjungan bilateral balasan setelah Presiden Prabowo Subianto sebelumnya sempat berkunjung ke ibu kota Belarus, Minsk, pada 15 Juli 2025. Prabowo ketika itu juga berkunjung ke kediaman Presiden Lukashenko di Ozyorny, yang berada di luar ibu kota Minsk.
Pertemuan keduanya tahun lalu berlangsung selama hampir tiga jam. Presiden Prabowo menjadi kepala negara kedua setelah Presiden Rusia Vladimir Putin yang berkunjung ke rumah Presiden Lukashenko pasca-renovasi. «Setelah rumah ini direstorasi, Anda adalah tamu kedua setelah Presiden Putin. Sebelumnya, bahkan sebelum direnovasi, Presiden Xi Jinping juga pernah berkunjung ke sini bersama keluarganya,» ujar Lukashenko saat menyambut Presiden Prabowo.
[–>
Lalu apa saja fakta seputar kunjungan Lukashenko ke Indonesia kemarin?
1. Menginap di Istana Negara
Presiden Belarus Alexander Lukashenko menginap di Istana Negara, Jakarta. Menteri Luar Negeri Sugiono berujar, rencana menginap di Istana Kepresidenan adalah keinginan Lukashenko. Ia mengatakan pemerintah Indonesia memenuhi permintaan tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada Sang Presiden.
Kepala negara lain, kata Sugiono, biasanya lebih memilih menginap di hotel. «Beliau kali ini berkehendak untuk bisa (bermalam) di Istana,» kata Sugiono di Istana pada Kamis, 2 Juli 2026.
Menurut Sugiono, Lukashenko awalnya direncanakan untuk menginap di Wisma Negara yang berada dalam kompleks Istana Kepresidenan. Namun, Presiden Prabowo Subianto meminta agar disiapkan tempat bermalam di Istana Negara untuk Presiden Belarus itu. «Tadinya di Wisma Negara, tapi Pak Presiden menilai yang lebih representatif di Istana,» ucap Sekretaris Jenderal Partai Gerindra ini.
Lukashenko memberikan pena kepada Prabowo. Momen tersebut terjadi saat Lukashenko menandatangani buku tamu kenegaraan di ruang kredensial pada Kamis, 2 Juli 2026. Setelah mengisi buku tamu, pena yang dia gunakan untuk menulis langsung diberikan kepada Prabowo.
Prabowo nampak sedikit terkejut, lalu menerimanya dan menyimpan pena berwarna hitam berhias emas tersebut di saku jasnya. Kedua pemimpin negara lalu berjabat tangan dan mengikuti sesi foto bersama sebagai simbol persahabatan Indonesia dan Belarus. Prosesi penandatanganan buku tamu dan foto bersama berlangsung setelah kedua pemimpin negara saling memperkenalkan delegasi.
3. Indonesia akan Buka KBRI di Belarus
Alexander Lukashenko menyambut rencana Indonesia membuka kedutaan besar dan rute penerbangan langsung ke Belarus. Lukashenko menyampaikan apresiasi kepada Prabowo seusai pertemuan keduanya di Jakarta, Kamis, 2 Juli 2026.
Lukashenko dan Prabowo memberikan pernyataan pers bersama seusai pertemuan tersebut. «Saya berterima kasih kepada Pak Presiden atas rencana membuka kedutaan Indonesia,» kata Lukashenko di Istana Merdeka.
Saat ini, perwakilan Indonesia di Belarus masih merangkap dengan Rusia. Indonesia memiliki Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Moskow yang juga menjadi wakil pemerintah RI untuk Republik Belarus.
Lukashenko juga mengapresiasi keterbukaan Prabowo untuk membuka rute penerbangan langsung Indonesia-Belarus. «Orang Belarus sangat tertarik sekali untuk berkunjung ke Indonesia,» ucapnya.
Ia berujar pemerintah Belarus sangat menaruh perhatian terhadap sektor pariwisata. Lukashenko pun terbuka untuk membahas kerja sama pembebasan visa antara Belarus dan Indonesia.
«Saya juga berterima kasih kepada Presiden atas dukungan terhadap pengembangan hubungan masyarakat kedua negara, termasuk pembahasan mengenai fasilitas bebas visa dan pembukaan konektivitas penerbangan di masa depan,» tuturnya.
Belarus, kata Lukashenko, memandang Indonesia bukan hanya sebagai mitra ekonomi, tetapi juga sebagai tujuan wisata yang sangat menarik. «Kami berharap masyarakat Belarus semakin mudah mengunjungi Indonesia, demikian pula masyarakat Indonesia dapat semakin mudah berkunjung ke Belarus,» kata laki-laki yang telah menjabat Presiden Belarusia sejak 1994 ini.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menyampaikan apresiasi atas kunjungan Lukashenko ke Jakarta. «Saya yakin momentum ini akan semakin memperkuat kemitraan Indonesia-Belarus dan membuka peluang kerjasama yang lebih luas,» ucap Ketua Umum Partai Gerindra ini
4. Sepakati Kerja Sama Bilateral 2026-2030
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Alexander Lukashenko meluncurkan Peta Jalan Kerja Sama Bilateral Indonesia–Belarus 2026–2030. Dokumen tersebut diumumkan seusai pertemuan kedua pemimpin di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, 2 Juli 2026.
Prabowo mengatakan road map atau peta jalan itu akan menjadi kerangka pengembangan hubungan kedua negara selama lima tahun ke depan. «Peta jalan ini mencerminkan komitmen bersama untuk kerja sama yang lebih terarah dan konkret,» kata Prabowo dalam konferensi pers bersama Lukashenko di Istana.
Menurut Prabowo, kerja sama Indonesia dan Belarus akan diperkuat di berbagai sektor, mulai dari pertanian, industri, hingga sosial budaya. Di bidang ketahanan pangan, kedua negara sepakat memperluas kerja sama di bidang pupuk, alat dan teknologi pertanian, serta alat berat.
«Indonesia dan Belarus memiliki potensi yang saling melengkapi untuk memperkuat kerja sama di bidang pertanian modern, pupuk, alat dan teknologi pertanian, serta alat berat,» ujarnya.
Di sektor ekonomi, kedua negara juga akan memperluas kemitraan yang mendukung agenda pembangunan nasional masing-masing. Fokusnya meliputi pengembangan industri, modernisasi pertanian, penguatan rantai pasok, dan kerja sama teknologi.
Prabowo juga mengapresiasi Belarus yang telah meratifikasi perjanjian perdagangan bebas antara Indonesia dan Eurasian Economic Union. Indonesia juga tengah menyelesaikan proses ratifikasi perjanjian pasar bebas yang meliputi Indonesia, Armenia, Belarus, Kazakhstan, Kyrgyzstan, dan Rusia itu.
Di sektor industri, kedua negara melihat peluang untuk meningkatkan investasi dan membentuk joint venture, terutama di bidang manufaktur, otomotif, kendaraan berat, dan agroindustri. Selain itu, kerja sama juga akan diperluas ke bidang sosial, budaya, dan pengembangan sumber daya manusia melalui pertukaran budaya, kemitraan antarlembaga pendidikan, serta pelatihan vokasi.
Prabowo mengatakan delegasi Indonesia dan Belarus juga menyepakati sejumlah dokumen kerja sama di bidang kesehatan, kebudayaan, akreditasi nasional, pelaporan transaksi keuangan, industri, sains dan teknologi, serta jasa keuangan.
Sultan Abdurrahman berkontribusi dalam penulisan artikel ini
💡 Puntos Clave
- Este artículo cubre aspectos importantes sobre
- Información verificada y traducida de fuente confiable
- Contenido actualizado y relevante para nuestra audiencia
📚 Información de la Fuente
| 📰 Publicación: | nasional.tempo.co |
| ✍️ Autor: | |
| 📅 Fecha Original: | 2026-07-02 23:35:00 |
| 🔗 Enlace: | Ver artículo original |
Nota de transparencia: Este artículo ha sido traducido y adaptado del inglés al español para facilitar su comprensión. El contenido se mantiene fiel a la fuente original, disponible en el enlace proporcionado arriba.
📬 ¿Te gustó este artículo?
Tu opinión es importante para nosotros. Comparte tus comentarios o suscríbete para recibir más contenido histórico de calidad.









